10/11/2010
Tanggap Darurat Bencana di Mentawai dan Merapi; IM2 Sampaikan Dukungan Melalui Progran CSR IM2 Berbagi
Menyikapi bencana tsunami yang terjadi di Mentawai dan erupsi Gunung
Merapi, PT Indosat Mega Media Bencana (IM2) bersama dengan Yayasan Air
Putih, memberangkatkan dan mendirikan perangkat komunikasi internet
darurat di lokasi bencana. IM2 pun juga ikut dalam memberikan bantuan
dana kemanusiaan kepada korban bencana tsunami Mentawai. Pendirian
infrastruktur komunikasi darurat dan bantuan kemanusiaan tersebut
merupakan bagian dari program CSR IM2 Berbagi.
“IM2 melalui program CSR IM2 Berbagi senantiasa berusaha untuk tanggap
dan memberikan bantuan kepada korban bencana sesuai dengan kompetensi
yang dimiliki, dalam hal ini penyediaan akses internet. IM2 berharap dan
berdoa agar para korban bencana dapat selekasnya kembali kepada kondisi
normal,” ujar Indar Atmanto, Direktur Utama IM2.
Seperti diinformasikan melalui media massa, gempa yang berlanjut tsunami
di kepulauan Mentawai telah meluluhlantakkan infrastruktur yang ada
disana termasuk infrastruktur komunikasi. Selama berhari-hari komunikasi
jarak jauh sulit terjalin akibat lumpuhnya infrastruktur tersebut.
Merupakan bagian dari aksi tanggap darurat yang harus dilakukan segera
untuk menghubungkan lokasi bencana dengan dunia luar. Dalam hal ini, IM2
bersama dengan Yayasan Air Putih mengirimkan perangkat dan tim sejak
tanggal 27 Oktober, namun karena kendala cuaca dan sarana transportasi
yang terbatas menyebabkan perangkat baru dapat sampai di lokasi bencana
pada tanggal 05 November.
Infrastruktur komunikasi darurat mulai berfungsi pada tanggal 07
November 2010 dengan memanfaatkan perangkat VSAT C-Band berkapasitas 1
Mbps dari IM2 yang ditempatkan di Masjid Al Furqan, Desa Sikakap,
Kecamatan Pagai Utara, Mentawai yang juga merupakan posko bersama untuk
para relawan. Fasilitas akses internet ini dapat dipergunakan secara
gratis dan kapan saja oleh semua pihak yang membutuhkan seperti relawan,
wartawan, pemerintah, juga masyarakat setempat.
IM2 juga membangun infrastruktur komunikasi darurat di wilayah Gunung
Merapi sehubungan dengan erupsi Gunung Merapi yang hingga saat ini masih
berlangsung. IM2 bersama dengan induk perusahaan, Indosat, mendirikan
Posko Indosat yang ditempatkan di lokasi pengungsian, Stadion
Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Posko Indosat yang dibangun
sejak 28 Oktober 2010 tersebut memberikan layanan internet dan telepon
gratis. Layanan internet gratis disediakan melalui sambungan IM2 VSAT
Ku-Band, 1 Mbps. Selain layanan internet dan telepon gratis, Posko
Indosat juga menyediakan pengobatan gratis bagi masyarakat sekitar
selama pengungsian. Para pengungsi erupsi Gunung Merapi umumnya mengeluh
sakit di bagian saluran pernapasan dan mata. Banyak pengungsi juga
mengalami kelelahan serta terlambat makan dan kurang tidur sehingga
staminanya menurun. Posko Indosat menyediakan beberapa jenis obat-obatan
yang diperlukan oleh para pengungsi.
Selain akses komunikasi dan layanan kesehatan, masyarakat yang menjadi
korban bencana di Mentawai maupun kawasan Gunung Merapi membutuhkan
bantuan lain berupa Sembako dan pakaian. Karena itu, sebagai wujud
kepedulian IM2, IM2 juga membantu para korban bencana dengan menyalurkan
dana kemanusiaan melalui Lembaga ACT (Aksi Cepat Tanggap).
“Bantuan dana kemanusiaan tersebut terkumpul dari dana program CSR IM2
dan hasil pengumpulan sumbangan sukarela segenap karyawan IM2. Semoga
kontribusi kami yang sedikit ini bisa membantu meringankan beban para
korban,” harap Indar.
Gunung Merapi mulai kembali memperlihatkan aktifitas pada tanggal 25
Oktober dengan mengeluarkan awan panas yang biasa disebut masyarakat
sekitar dengan sebutan ‘Wedhus Gembel’. Hingga kini Gunung Merapi belum
memperlihatkan tanda-tanda selesai. Awan panas disertai letusan terus
terjadi mengakibatkan gelombang pengungsian. Jarak aman pengungsian pun
diperpanjang dari semula 10 km menjadi 20 km.
Selang sehari kemudian, kepulauan Mentawai dilanda gempa yang berlanjut
dengan tsunami. Gelombang air tsunami menghancurkan infrastruktur yang
ada disana. Letak Mentawai yang tepencil mengakibatkan sulitnya
penyaluran bantuan. Kabar terkini, pemerintah memperpanjang tanggap
darurat di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat yang semula berakhir pada 8
November 2010 diperpanjang hingga 2 minggu ke depan. Perpanjangan masa
tanggap darurat itu dikarenakan faktor cuaca dan sulitnya akses menuju
lokasi bencana.
« back